Archive for October, 2007|Monthly archive page
Selalu sendiri untuk diakhiri

Di malam itu, derasnya hujan mencoba mengantarkanku pulang
diantara air yang tergenang aku terdiam larut akan kenangan
untuk harapku mengerti arti sebuah perjalanan kesetiaan
maafkan aku, jujur aku tidak bisa berhenti menyukainya
tak dapat kupungkiri lagi bila dia selalu gagal untuk kulupakan
karena selalu saja saat bersamamu kuingat dirinya
aku merasa hampa, hatiku terpaksa luluh untuk mencinta
kepedihan ini terus ada didalam lingkaran ketidakpastian
membuatku tenggelam bahagia namun tak bahagia
semua jalan yang sudah kutempuh dan kucoba
berakhir dengan ungkapan sayang dimalam terakhir
meski tak dapat kau lihat air mata ini diantara redupan temaram bulan
yang sesekali ku usap tak percaya bahwa kau dan dia telah pergi untuk selamanya
kini aku sendiri, berusaha mengkukuhkan kegalauan hati kecil
dimana perasaan ini terlalu pedih untuk kusimpan dan terlalu indah untuk dilupakan
untukmu, untuknya, dan berakhirnya perjalanan keresahan yang tak sanggup lagi kutahan
biarkanlah semua itu kulalui didalam kesendirian
Yang tak pasti akan ada disana

Aku rela bila perasaanku hancur saat menatapmu kesekian kalinya
untuk sanggup menerima kenyataan bahwa kau jauh bukan milikku
tapi kenapa selalu saja hati ini terpaut tak ingin pergi
Mengapa aku selalu gagal untuk bertanya mengapa aku tidak pernah bisa mengakuinya
meski hati ini lelah bersandar pada bayangan
pada akhirnya engkau seperti selalu saja ada disana menunggu kenyataan yang tak kunjung tiba
Perasaan ini selalu bergetar untuk ada-mu
namun bagaimana keresahan yang timbul tak dapat sanggup untuk selalu kutahan
hingga selalu saja aku menangis untuk cinta yang kuharap itu tak pernah ada
Kejujuran Nurani

angkasa yang biru
bulan yang indah
keindahan mentari pagi
tak dapat kuceritakan padamu
karena kau takkan mengerti
tanpa merasakannya
bilakah kau ingin tahu apa arti dari cintaku
cintaku seperti bunga mawar ditaman
berwarna-warni merah, kuning, bahkan hitam
berduri untuk melindungi diri
karenanya aku sangat hati-hati
saat pintu bahagia akan datang
memberikan awal dengan indah
namun tanpa batas yang pasti
dan aku hanya ingin sedikit cintamu
untuk dapat saling mengerti
hal yang seharusnya ku ketahui
dan mudah diterima
mungkin ini tidak mudah bagimu
dan tak akan mempercayai
karena kau takkan mengerti
tanpa merasakannya
HANYA KETENANGAN
saatku diturunkan
haruskah kucari ketenanganmu, kekasihku
atau kubiarkan saja seperti kata mereka
biarkan mencari
namun sampai kapan
aku melihat apa yang tak kulihat dimasa depanmu
aku mencoba melihat…..
aku…..
kumohon berikan aku ketenangan itu
sedikit ketenangan milikmu
sehari saja, atau
satu jam saja, atau
sekejap
bila tak dapat kau rangkai keindahan kata-kata
katakanlah seutuhnya
dihadapanmu aku tak mengerti untuk bercerita
hanya tersimpan lingkaran ketidakmengertian
atau mundur dan diam
mudah untuk melewati jalan yang berliku bagai tanpa akhir
namun sulit untukku memilih dan memulainya
dan bila karunia telah memilihkannya
mereka berlari setelah aku
denganmu disampingku
SEKETIKA SAAT ITU
waktu aku nyatakan cintaku
sejujurnya aku tak bahagia
setelah kau ragukan kesetianku dengan pertanyaan
dan dengan cepat kau lepaskan tanganmu itu
pergi jauh, bahkan hatiku sempat tertutup untukmu
karena kupikir tak mungkin memaksakan cinta itu
aku tak kuasa bertahan sendiri
akhirnya kuputuskan untuk mencarimu
ke seberang lautan tempatku bertanya
dan kujawab kesetianku dengan membawamu pergi
pergi jauh, bahkan kau tak dapat mengenang masa lalu
tanpa bantuan cintaku
hingga akhirnya kaupun letih
tak sanggup lagi untuk berjalan sendiri
dan mengakui satu hal yang kutunggu
atas berbagai usaha yang pernah kulakukan
kau tak pernah bisa lagi berjalan tanpaku
tak lama kau nyatakan cintamu
sejujurnya aku sangat bahagia
Esok
Saat kusendiri
kau datang menemani
saat kuterjatuh
kau membangunkanku
saat kusedih
kau tak tampak letih menghiburku
ku selalu melihatmu dalam wajah yang indah
membangunkanku dari mimpi panjang
Tapi ku tak mengerti
mengapa pada saat bahagia
kau meninggalkan ku ?
mengambil jalan lain ?
Namun
bila itu memang jalanmu
terimalah dariku
berupa ucapan bahwa
begitu besarnya…
ku mencintai dirimu !
HAUS CERITA
Di hari itu, aku sangat kehausan
seketika kuteguk air di danau
dihari itu, aku sangat kehausan
lalu kuteguk lautan ilmu
dihari itu, aku sangat kehausan
dan kuteguk indahnya cinta
semua itu hanyalah masa laluku
yang tinggal kenangan sebagai pelajaran
kini aku tak merasa kehausan
karena di akhir perjuangan ku tersadar
saat menyelamatkan rasa hausku
telah kuteguk pahitnya kenyataan
untuk melawan rasa hausku sendiri
semua itu memaksaku untuk
berhenti memberinya air
membatasi lautan ilmu
melupakan pahitnya cinta yang lalu
dan memberi kesempatan kepada yang lain
untuk berbagi karunia
PUJANGGA BARU
aku tidak bisa memiliki hatimu walaupun sedetik
karena tentunya kau akan mati bila aku mengambilnya
karenanya kuberikan saja bunga ini
bunga yang tak dapat layu ataupun mati
bunga yang terbuat dari plastik
aku sudah letih berjalan terlalu lama
karenanya maafkanlah aku yang tak sopan merangkak dihadapanmu
maksudku bukan untuk mengenalmu lebih jauh
melainkan untuk mengenalmu lebih dekat
dan cinta bukan datang untuk menyatukan dua hati yang sama
melainkan untuk menyatukan dua hati yang berbeda
kenyataannya tidaklah selalu pasti
seperti nol ditambah nol selalu dianggap nol
seperti satu orang penakut ditambah satu orang penakut
sehingga menjadi dua orang setengah berani
banyak orang berkata bila cinta itu buta
sesungguhnya kukatakan bahwa aku tidak buta !
aku ini bukan cinta
aku adalah manusia yang mencintaimu
Comments (3)
Comments (1)
Leave a Comment