Archive for the ‘straightShoot’ Category

TERJEBAK

Aku rasakan saat suatu pandanganku pada sesuatu telah kumengerti, sepertinya itulah jawaban dari arti sebenarnya hidup ini. Esok harinya aku melihat pandangan tersebut bukanlah jawaban seutuhnya, melainkan hanya bagian yang tak ku ketahui besar kecilnya.

Seperti perasaan sayangku !, keberatannya untuk melupakan dan kesanggupan hati untuk memaafkan tanpa batas. Itukah Cinta ?, apakah pandanganku berikutnya akan membatasi arti Cinta tersebut ?, lihat saja !, aku akan membuatnya abadi, atau….. bencana !

Masa depan apa yang kuinginkan ?, keinginan apa yang ingin kucapai ?, semua bisa kubayangkan dan kuimpikan sekarang. Apalah artinya kenyataan untuk kulaksanakan bila hanya satu !, aku bukan ingin mengetahui kenyataan yang lain, tapi cara pandangan lain.

Pernahkan kau berfikir ?, lalu kau berfikir hal lain, kemudian hal yang lainnya kembali ?.

Sampai kapan kamu akan terus begini ?, berhentilah !, cari langit berikutnya, niscaya kamu akan mendapatkan alam baru yang lebih tinggi dari berfikir.

Tapi apakah alam baru tersebut adalah jawabannya ?, sementara masih ada hari Esok ?

Baiklah, aku ternyata terjebak di alam dimana aku berperan untuk selalu mencari alam lain. Aku harus keluar, meskipun tak ku ketahui peraturan pada dunia berikutnya.

Tapi………….

Masih adakan hari esok untuk dunia tersebut ?

PUJANGGA BARU

aku tidak bisa memiliki hatimu walaupun sedetik
karena tentunya kau akan mati bila aku mengambilnya
karenanya kuberikan saja bunga ini
bunga yang tak dapat layu ataupun mati
bunga yang terbuat dari plastik

aku sudah letih berjalan terlalu lama
karenanya maafkanlah aku yang tak sopan merangkak dihadapanmu
maksudku bukan untuk mengenalmu lebih jauh
melainkan untuk mengenalmu lebih dekat
dan cinta bukan datang untuk menyatukan dua hati yang sama
melainkan untuk menyatukan dua hati yang berbeda

kenyataannya tidaklah selalu pasti
seperti nol ditambah nol selalu dianggap nol
seperti satu orang penakut ditambah satu orang penakut
sehingga menjadi dua orang setengah berani

banyak orang berkata bila cinta itu buta
sesungguhnya kukatakan bahwa aku tidak buta !
aku ini bukan cinta
aku adalah manusia yang mencintaimu